Latihan Ujian Praktek

Pelanggaran yang sering terjadi biasanya tidak memiliki SIM C. Maaf kenapa gitu ? sebab saya masih pelajar SMA, wajarlah kalau belum punya SIM C. Boro – boro SIM, KTP aja kagak punya. Surat Ijin Mengemudi(SIM) itu di dapatkan melalui beberapa proses, mulai dari pendaftaran hingga cetak SIM. Kalian pastinya juga tahu pada proses itu juga terdapat ujian teori dan ujian praktek untuk mendapatkan SIM.

Ujian teori sebenarnya menguji para calon pemegang SIM tentang pengetahuan dirinya kepada peraturan lalu lintas. Sedangkan Ujian Praktek sendiri menunjukkan keterampilan para calon pemegang SIM dalam mengendarai kendaraan. Setahuku Ujian Praktek inilah yang tersulit sebab keterampilan mengendarai harus di latih terus – menerus. Tak hanya faktor kelincahan saja yang diminta tetapi keseimbangan, konsentrasi dan sebagainya. Inilah ujian tersulit menurutku yang harus di tempuh. Sebab apabila ujian teori mah di ulang dua s.d. tiga kali baca buku tuh rambu serta di bayangin saat kita berkendara akan hafal semua peraturan lalu lintasnya. Banyak di jalan akan semua rambu yang sering kita lihat, Jadi itu sudah terbiasa. Bisa dibilang lumayan tidak terlalu sulit.

Oleh karena itu,  Latihan ujian praktek SIM C yang ketiga kalinya di kantor kepengurusan sim ini saja saya belum berhasil melewati rintangan zig zag, sementara lainnya untuk rintangan  lurus dan membuat angka delapan mah sudah bisa. Walaupun kita sudah sering melihat para pengendara dengan lihainya beratraksi di jalan akan tetapi orang yang melihatnya belum tentu selihai diri si pengendara. Keterampilan yang di lakukan itu harus kita coba atau latih untuk menularkannya kepada diri kita. Ini seperti halnya anak kecil yang terus berusaha belajar mengendarai sepeda, walaupun dia gagal ( jatuh ) sampai berdarahpun mereka tidak kapok untuk mencobanya.

“Kenapa tidak memakai jasa orang (menembak) untuk mendapatkan SIMnya ?”

Sebuah pertanyaan yang hebat, saya sendiri dalam wilayah kepolisian Sragen yang untuk sekarang entah sampai kapan tidak ada lagi suatu pembuatan SIM memakai jasa orang. ( Semoga saja pelayanan seperti ini terus di lakukan, dan bisa menular ke wilayah serta instansi lain. ) Walau ku tertatih untuk memperoleh SIM itu, Semua kerja keras yang dilakukan akan memperoleh hasil ketika terjadinya keselematan para pengendara di jalan yang meningkat akibat dari keterampilan dan pengetahuan rambu sang pengendara.

Saya kira cukup itu saja kawan, kalau ada kritik dan saran langsung saja kirim Email ke satyawan_yuwana@yahoo.com Terima Kasih sudah membaca cerita saya. Semoga bermanfaat

Regard’s

Awan12

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s