Cinta Bertepuk Sebelah Tangan

Dia adalah seperti sosok yang ku kenal. Walaupun sudah mungkin setahun hampir tak ada pertemuan. Ketika aku dibelakangnya Kulihat rambut yang tergurai dan wajah ovalnya begitu kukenal serta warna kulitnya.

Setelah sekian lama tak bertemu maupun berkomunikasi. Aku juga tak tahu itu juga benar atau salah, Karena itu juga feelingku. Hanya kilasan dari wajah sampingnya, aku tak bisa melihat secara penuh. Setelah aku mendahuluinya, Aku coba untuk melihatnya dari spion.

Oh… Ternyata sudah tidak kelihatan. Mungkin sudah terlalu jauh aku meninggalkannya. Sepanjang perjalanan mennuju rumah kakakku. Aku memikirkan wajahnya seperti apa. Tapi ternyata aku tak bisa, hanya pipi dan rambutnya saja yang kukenal tak seluruhnya. Kenapa aku masih memikirkanmu lagi padahal ….

Hei kamu itu kenapa bukankah kamu menyukainya sejak dari dulu.

Memang aku dulu pernah menyukainya tetapi kan sekarang aku tidak tahu lagi dengan rasa yang ada dihatiku ini.

“Apakah dia dulu juga menyukaiku ?” “Apakah Sekarang dia menyukaiku?” Ah.. keliatannya tidak mungkin, Maasak dia belum punya pacar, Hampir itu tak mungkin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s